AD (728x60)

Total Tayangan

Kamis, 16 Juni 2016

KREATIF BANGET, GAMBAR WAJAH PEMAIN JERMAN DI KALENG, MAHASISWA INI TERSOHOR

Share & Comment
Gilang Bogy Indiana Saputra

Apa kalian pernah berpikir menghabiskan waktu dengan menghasilkan uang yang banyak dan tak jarang ingin terkenal di dunia, tapi tak tahu harus dengan cara apa, mahasiswa ini bisa dijadikan motivasi kita dengan ide yang cemerlang habiskan waktu dan tanpa dia sadari malah dia tersohor di seantero dunia. Mugkin kelihatannya terlalu iseng, dia menggambar wajah wajah timnas Jerman di sebuah kaleng. Gambar kaleng wajah pemain Jerman yang berlaga di Euro 2016, nampak apik dengan sentuhan tangannya dengan teknik Wedha’s Pop Art Portrait (WPAP).  Pemuda asal Indonesia ini pun iseng memotret dan mempos di laman Twitternya dan dilirik oleh perusahaan terkenal di dunia.
Coca-Cola Edisi Spesial Timnas Jerman

Wedha Abdul Rasyid
            Sedikit mengenai Wedha’s Pop Art Portrait (WPAP) di Indonesia, WPAP sendiri merupakan suatu gugus seni ilustrasi potret wajah yang bersaling-silang secara  geometri dengan penggunaan kontradiksi warna-warni khusus. Wedha’s Pop Art Portrait (WPAP) ini merupakan teknik yang diciptakan oleh orang Indonesia, yaitu Wedha Abdul Rasyid dan teknik ini diambil dari nama pertama “Wedha” untuk menghormati teknik ciptaan beliau tersebut. Bapak Ilustrasi Indonesia ini  lahir di Pekalongan 10 Maret 1951. Sejak beberapa waktu yang lalu, teknik tersebut telah dikenal dunia. WPAP yang diciptakannya menggambarkan wajah seseorang secara ilustrasi dengan memakai garis-garis yang lurus namun tegas.
Wedha Abdul Rasyid
Bernama lengkap Gilang Bogy Indiana Saputra, pemuda Indonesia yang sedang menempuh Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, masih tergolong muda dalam belajar Teknik Wedha’s Pop Art Portrait (WPAP) pada sekitar tahun 2013 yang lalu, tapi Doi bro sudah unjuk kemampuan dan keahlian hingga ke Benua Biru (Benua EROPA) keren kan wahhh.. harus bangga dong..!!
            Yaaaa… Gilang panggilan akrabnya, telah mencatatkan diri sebagai illustrator yang menggambarkan wajah pemain Tim Nasional (Timnas) Jerman dengan teknik WPAP di kaleng kemasan Perusahan Tersohor seantero dunia yaitu Coca-Cola Company Edisi Spesial Euro 2016. Coca-Cola dengan kaleng Edisi Eksklusif tersebut hanya dijual dalam jumlah yang relatif terbatas dan sama sekali tidak tersedia di luar Jerman.
            Dia menceritakan tawaran Coca-Cola yang tak disangka-sangka. Pemuda kelahiran Sukoharjo, 23 Maret 1994 ini menerima email dari Coca-Cola pad akhir 2015 yang menawarkan kerja sama pembuatan sketsa wajah pemain sepak bola. Setelah membaca sejumlah kriteria yang diinginkan Coca-Cola, Doi langsung menyanggupi tawarannya.  Merelakan banyak waktu di sela kesibukan menyelesaikan skripsi untuk proyek menggambar 24 pemain Timnas Jernan.
            “Saya suka upload (karya) di situs portofolio Online, seperti Deviant Art. Banyak juga yang saya upload ke akun sosial media. Mungkin Coca-Cola melihat karya saya di sana lalu menawarkan proyek ini,” kata Doi.
            Meski kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), Gilang tak lepas dari seni. Sejak kecil sudah biasa menggambar, sang ayahlah yang mengajarinya menggambar, mulai dari pemandangan hingga sketsa tubuh manusia tak ayal ayahnya mengajaknya belajar menggambar pad orang yang lebih mahir menggambar. Sejak ketertariknnya dengan Teknik WPAP, doi tergabung dengan komunitas WPAP Chapter Solo, gemar nongkrong dengan seniman WPAP lainnya.
            “Order dari Coca-Cola jadi order paling gede yang pernah saya garap. Kebanyakan saya dapat order dari kalangan mahasiswa yang mau bikin kado dengan gambar WPAP. Biasanya saya ddapat bayaran Rp 150.000 per wajah. Tapi saya juga pernah garap order dari kalangan umum, bahkan orang luar negeri. Lumayan, saya bisa bantu orang tua bayar kuliah dan punya uang jajan sendiri,” tukas dia yang tinggal di Colomadu, Karanganyar.

sketsa gambar karya Gilang Bogy
            Dia mengakui tidak sulit menggambar pemain timnas Jerman karena sudah mengidolakannya sejak perhelatan Piala Dunia 2002. Saat itu, dia berusia delapan tahun membaca berita di Koran Solopos tentang kemenangan Jerman 8-0 atas Arab Saudi. Kini Gilang mendapat cukup banyak tawaran dari beberapa kalangan untuk membuat karya WPAP setelah Berita dan Viral tentang dirinya yang  bekerja sama dengan Coca-Cola muncul di berbagai Media Massa dan Media Elektronik. Selamat dech buat Gilang yang tlah mengharumkan Indonesia, Sukses terus yahh semoga tambah banyak orang yang mengispirasi seperti Doi yahhh….
Tags: , , ,

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Traffic

Popular Content

BannerFans.com

Search

Why to Choose RedHood?

Terjemahkan

Copyright © Aridhosayyid SEBUTIR ILMU, SEJUTA MANFAAT | Designed by Templateism.com